Setelah domain alfirous.com saya jual beberapa waktu yang lalu (Baca: Berpisah dengan AlFirous.com), saya sempat bingung antara buat blog baru atau berhenti sementara dari aktivitas ngeblog. Sebenarnya nggak harus buat blog baru juga sih. Sebab saya masih punya blog Terubuk.com ini. Cuma blog Terubuk.com sudah identik dengan teknologi dan informasi, sedangkan blog alfirous.com yang dulu saya jual isinya gado-gado.
Sempat kefikiran untuk berhenti sementara dari aktivitas ngeblog. Istilah kerennya itu hiatus. Tapi saya bimbang. Salah satu yang melatarbelakangi kebimbangan saya waktu itu adalah susahnya menjaga semangat dan motivasi untuk tetap menulis dan menerbitkan tulisan baru secara rutin.
Selain itu, waktu tidak akan pernah tepat. Kalau tidak berani mengambil resiko, alamat cuma jalan di tempat. Jadi setelah mempertimbangkan banyak hal, saya mantap membuat blog baru dengan domain Forantum.com (Baca: Mulai Membangun Forantum.com dari Nol).
Sebenarnya perkembangan blog ini cukup signifikan untuk satu bulan pertama (Baca: Sebulan Forantum Media, Ada Perkembangan Apa Saja?). Jumlah pengunjung hariannya lumayan dan index postingan terbarunya juga cukup cepat.
Tapi sayangnya, kesibukan di dunia nyata membuat saya jarang sekali menulis di blog tersebut. Begitu masa aktif domainnya hampir berakhir, saya kembali dilanda kebingungan. Mau memperpanjang domainnya untuk satu tahun kedepan atau di non aktifkan saja?
Di fikir-fikir mubazir juga kalau setiap tahun mengeluarkan biaya untuk memperpanjang domain tapi blognya tidak diurus dengan serius. Apalagi blog tersebut belum di terima oleh Google AdSense sebagai penayang iklan. Otomatis blog tersebut tidak mendapatkan penghasilan apa-apa.
Jadi setelah di fikir matang-matang, saya putuskan untuk tidak memperpanjang domain Forantum.com lagi. Saya fokus mengurus blog Terubuk.com ini saja. Walaupun saya juga tidak terlalu sering menulis di blog ini.
Alasan Lebih Memilih Mengurus Blog Terubuk.com
Paling tidak ada beberapa alasan kenapa saya lebih memilih untuk mengurus blog Terubuk.com ini
1. Umur
Iya, blog Terubuk.com perhari ini sudah berumur 6 tahun 6 bulan 13 hari, sedangkan blog Forantum.com baru berumur 1 tahun 2 bulan 3 hari. Untuk saat ini, mesin pencari seperti Google, Yahoo dan Bing lebih mengutamakan blog yang sudah berumur. Itu sebabnya jika sobat punya blog terbengkalai yang sudah berumur, jangan buru-buru dihapus. Cukup diaktifkan lagi dan diurus seperti biasanya. Sebab itu adalah aset yang cukup berharga bagi seorang Blogger.
2. Jumlah Artikel
Blog Terubuk.com sudah memiliki 67 artikel, sedangkan blog Forantum.com baru memiliki 27 artikel. Sudah pasti saya lebih memilih untuk mengurus blog Terubuk.com dibandingkan harus memperpanjang domain blog Forantum.com untuk satu tahun kedepan. Alasannya sudah pasti karena blog yang memiliki lebih banyak artikel punya peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung. Dengan catatan artikelnya bukan artikel berkualitas rendah. Sebab saat ini mesin pencari lebih mengutamakan kualitas dibandingkan kuantitas.
3. Jumlah Pengunjung
Untuk jumlah pengunjung, lagi-lagi blog Terubuk.com lebih unggul dibandingkan blog Forantum.com
Terubuk.com setiap harinya di kunjungi 100 s/d 200 orang. Hampir 90% pengunjung berasal dari mesin pencari. Sebab saya jarang sekali melakukan yang namanya promosi blog, apalagi blogwalking. Hanya sesekali saja saya share ke sosial media terutama Facebook.
Sedangkan Forantum.com setiap harinya di kunjungi kisaran 20 s/d 30 orang saja. Hal ini mungkin di pengaruhi oleh umur blog yang masih baru dan juga jumlah artikel yang masih sedikit.
Memiliki blog yang punya pengunjung organik dari mesin pencari itu cukup bagus. Kita bisa fokus membuat artikel berkualitas saja.
4. DA dan PA
Walaupun saya tidak terlalu memperhatikan DA dan PA blog, tapi harus diakui bahwa DA dan PA blog cukup berpengaruh untuk blog yang membuka jasa Content Placement. Semakin tinggi DA dan PA sebuah blog, semakin tertarik orang untuk menitipkan artikel berbayar di blog tersebut.
Terakhir saya cek, DA dan PA blog Terubuk.com ini adalah 21 dan 32. Sedangkan DA dan PA blog Forantum.com adalah 7 dan 14.
Mana tahu suatu hari nanti ada yang tertarik untuk menitipkan artikel berbayar di blog Terubuk.com ini. Dari segi DA dan PA blog sudah sangat layak untuk jadi bahan pertimbangan.
Jadi, cerita Forantum Media yang beralamat di Forantum.com berakhir di sini. Ke depannya saya akan fokus mengurus blog Terubuk.com ini. Sebagian artikel Forantum.com yang masih relevan akan saya pindahkan ke blog Terubuk.com secara bertahap.

Post a Comment for "Akhir Cerita Forantum Media"
Jika ada pertanyaan terkait tulisan diatas, silahkan tinggalkan dikotak komentar. Terima kasih!!!